Jumat, 10 Februari 2012

kenapa memakai kaca mata baru itu pusing

Beberapa orang kadang merasa pusing atau tidak nyaman ketika harus memakai kacamata baru baik dengan resep (minus atau plus) yang baru atau tidak. Kenapa bisa begitu?
"Jika resep kacamata baru sedikit lebih kuat dari yang lama, maka kemungkinan dibutuhkan beberapa adaptasi," ujar Michael J Wojciak, OD, seorang dokter mata di Schaumburg, Illinois, seperti dikutip dari Allexpert.com, 
Dr Wojciak menuturkan biasanya seseorang membutuhkan adaptasi untuk kacamata barunya ini sekitar 7 hari atau lebih, tapi jika tidak ada perbaikan dan terus merasa pusing maka ada kemungkinan resep kacamata ini tidak akurat.
Sedangkan untuk pasien yang memiliki silindris, maka bentuk dan bahan lensa yang digunakan memainkan peran besar dalam proses adaptasi ini. Lensa jenis polycarb biasanya membutuhkan adaptasi yang lebih lama untuk pasien silindris.
Kondisi ini terutama terjadi pada pasien yang memiliki resep silindris -1,5 atau lebih. Serta frame kacamata yang terlalu lebar juga bisa memicu timbulnya rasa tidak nyaman saat proses adaptasi ini.
Selain itu hal lain yang bisa menjadi pemicunya adalah resep kacamata yang salah atau kurang tepat. Kondisi ini disebabkan oleh kondisi mata yang bengkak ketika melakukan pemeriksaan, atau akibat resep minus atau plusnya yang tidak tepat dengan kondisi mata (biasanya diikuti dengan pandangan yang kabur atau berbayang).
Penggunaan resep kacamata yang salah ini bisa memperburuk kondisi mata seperti minus atau plus yang bertambah jika tidak segera diperbaiki, serta mengalami kesulitan dalam mengemudi atau menghambat aktivitas.
American Optometric Association menyarankan untuk melepaskan kacamata sejenak ketika terasa pusing atau sakit kepala, dan memakainya lagi saat pusingnya hilang. Selain itu cobalah memutar kepala dan bukan mata jika menggunakan lensa bifocals atau trifocals, karena hal ini membutuhkan latihan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More