Dunia pelaut selalu identik menjadi milik kaum lelaki. Memang wajar,
mengingat kerasnya hidup di atas kapal laut selama berbulan-bulan,
ditambah tantangan alam seperti badai yang bisa menyergap tiba-tiba.
Siapa sangka, sesungguhnya ada wanita-wanita hebat yang tercatat sebagai
pelaut ulung. Bahkan seorang Laksmana perempuan dari tanah rencong
termasuk diantaranya.
Simak daftarnya berikut ini:
1. Laksamana Malahayati
Namanya memang belum dikenal secara luas, apalagi media barat tak
mencatatnya. Tak heran, Laksamana Malahayati tidak masuk dalam daftar
"Pelaut Wanita Hebat Dunia".
Padahal, sebagai pelaut dan pejuang wanita, Malahayati memimpin 2.000
orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah tewas)
berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda tanggal 11
September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran
satu lawan satu di geladak kapal.
Prestasi ini membuatnya mendapat gelar Laksamana, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati
Prestasi ini membuatnya mendapat gelar Laksamana, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayati
2. Laura Dekker
Di abad 21, mungkin Laura Dekker bisa dibilang sebagai pelaut wanita
termuda yang berlayar mengelilingi dunia seorang diri. Bayangkan, saat
itu usianya baru 16 tahun.
Sebagai seorang remaja putri dari Belanda, Laura tiba di kepulauan Karibia, Saint Maarten, Sabtu 21 Januari 2012 satu tahun dan satu hari, setelah ia memulai pelayaran dengan kapal berukuran 11x5 meter, yang ia beri nama Guppy.
Remaja Belanda ini merayakan ulang tahunnya selama perjalanan. Perjalanan keliling dunia ini sempat ditentang oleh departemen pendidikan Belanda. Alhasil, Guinness World Records menolak untuk mengakui pelayaran itu karena tidak ingin memancing anak-anak muda lain mengambil risiko.
Yang menarik, Laura Dekker sendiri lahir di kapal dan pada usia enam tahun ia telah berlayar melintas danau seorang diri. Pada usia 13 tahun, ia berlayar dari Belanda ke Inggris. Ia kemudian memutuskan untuk mencari tantangan lain dengan berlayar keliling dunia, seorang diri.
Orang tua Laura pada mulanya menolak namun akhirnya sepakat untuk mendukung permintaannya. Pemerintah Belanda sempat mengajukan kasus ini ke pengadilan yang memutuskan untuk mencegah rencana Laura ini karena ia terlalu muda untuk berlayar di lautan seorang diri.
Sebagai seorang remaja putri dari Belanda, Laura tiba di kepulauan Karibia, Saint Maarten, Sabtu 21 Januari 2012 satu tahun dan satu hari, setelah ia memulai pelayaran dengan kapal berukuran 11x5 meter, yang ia beri nama Guppy.
Remaja Belanda ini merayakan ulang tahunnya selama perjalanan. Perjalanan keliling dunia ini sempat ditentang oleh departemen pendidikan Belanda. Alhasil, Guinness World Records menolak untuk mengakui pelayaran itu karena tidak ingin memancing anak-anak muda lain mengambil risiko.
Yang menarik, Laura Dekker sendiri lahir di kapal dan pada usia enam tahun ia telah berlayar melintas danau seorang diri. Pada usia 13 tahun, ia berlayar dari Belanda ke Inggris. Ia kemudian memutuskan untuk mencari tantangan lain dengan berlayar keliling dunia, seorang diri.
Orang tua Laura pada mulanya menolak namun akhirnya sepakat untuk mendukung permintaannya. Pemerintah Belanda sempat mengajukan kasus ini ke pengadilan yang memutuskan untuk mencegah rencana Laura ini karena ia terlalu muda untuk berlayar di lautan seorang diri.
3. Kay cottee
4. Naomi James
Naomi James lahir di Selandia Baru di sebuah peternakan domba yang
terkurung daratan dan tidak belajar bagaimana caranya untuk berenang
sampai usia 23 tahun, namun dia berhasil memecahkan rekor dunia dengan
berlayar sendirian (solo) mengelilingi dunia selama 272 hari. Dia
belajar berlayar dari suaminya sendiri, Rob James yang menikahinya
setelah dia kembali dari perjalanan berkeliling dunia itu.
5. Krystyna Chojnowska- Liskiewicz
Pada tanggal 21 April 1978, terjadi catatan sejarah yang tidak pernah
dilupakan di dunia. Krystyna Chojnowska-Liskiewicz, lahir 15 Juli 1936
di Polandia adalah wanita pertama yang berlayar sendirian (solo) di
seluruh dunia. Dia berlayar dari Kepulauan Canary pada tanggal 28
Februari 1976, dan kembali pada tanggal 21 April 1978, menyelesaikan
perjalanan mengelilingi dunia dengan jarak 31.166 mil laut (57.719 km)
dalam 401 hari.
Senin, Januari 30, 2012
hadi wijaya





Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar